Rabu, 24 Mei 2017

Lina
aku melihat mobil kai dari kejauhan sampai tidak terlihat lagi,entah kenapa disaat mobil itu pergi aku merasa sangat kehilangan dia. aku masuk ke dalam rumah, sepi sekali rumah ini seperti tidak ada penghuninya.
       "hallo! ada orang kah?ayah?bibi?"aku panggil ayah dan bibi namun tetap tak ada orang,karna rumah ku berdekatan dengan cafe ayah jadi aku langsung ke cafe dan menanyakannya
        "emh,bibi?"kataku
        "iya sayang,kau baru pulang?"tanya bibi ramah
        "iya, bi ayah belum pulang kah?"tanya ku sambil membantu bibi
       "tidak usah kau duduk saja, ayah mu pulang tidak tentu lina,terkadang pulng sore,tengah malam atau tidak pulang sekali pun"jelas bibi
        "ayah memegang jabatan apa sih kok sampai sesibuk itu?"tanyaku
        "ayah memegang jabatan manager di perusahaan,sangat bagus"jelas bibi'
        "tidak di indonesia tidak di sini sama saja aku tidak pernah di perhatikan selalu sibuk"kataku mulai sedih
         "sayang mereka seperti itu juga untuk kamu,jadi jangan menangis ada bibi,bibi adalah ibumu juga"katanya bibi,aku langsung memeluk bibi dengan penuh kasih sayang,hanya bibi shin me yang perhatian dengan ku dan sudah hampir 19 tahun aku tidak pernah bertemu dengannya.
          "kau lapar?"tanyanya,aku hanya mengangguk saja
          "ayo kita masuk ke dalam rumah saja!"ajaknya
aku mengikuti bibi dari belakang dan menuju dapur rumah aku menunggu bibi memasak sepertinya enak,aku tunggu sambil memainkan handphone ku sepertinya aku ingat dengan sesuatu hal,ah!exo aku membuka youtube dan ku buka exo,dan benar sekali dia sangat tampan dan aku mulai tertarik dengannya tapi mana bisa dan tak mungkin sekali, di saat aku sedang serius dengan vidionya aku di kejutkan oleh bibi
          "kau termasuk EXO-L?"tanyanya,aku mengerutkan alisku
           "apa itu EXO-L?"aku tanya balik pada bibi
          "nama fans exo,kau juga salah satu fans mereka?"tanyanya lagi, aku langsung menggeleng dan bingung
           "tadi ada pemuda yang datang ke cafe menanyakanmu pemudah sangat tampan dan katanya dia teman dekatmu,kau mengenalinya?"tanyanya, aku mulai berfikir
           "emh, siapa bi?bibi sempat menanyakan siapa namanya?"tanya ku
           "bibi lupa menanyakan hal itu,kau benar tidak mengenalnya?"tanyanya lagi, aku mulai mengingat-ingat sepertinya kai
            "iya!dia temanku yap sangat dekat"kataku gugup aku mulai deg-degan
           "emh! benarkah hanya teman?"tanya bibi mulai jahil
aku tersenyum malu
           "ya sudah kau habiskan dulu itu makananya,sehabis itu kau persiapan tidur"katanya bibi
aku letakkan handphone ku di samping piringku dan aku makan dengan lahap setelahnya makan aku persiapan untuk tidur
           "bibi aku tidur duluan ya?"kataku sambil memeluk bibi dari belakang dan mencium pipinya
           "iya sayang"katanya bibi sambil mencuci piring bekas ku tadi
aku berjalan menuju kamar dan mengganti baju tidurku dan merebahkan tubuh ku ke atas kasur ku pandangi langit kamarku dan aku tetap membayangkan sesok wajah kai ku ambil handphone ku dan entah kenapa aku tetap membuka google dan mencari tau kai sekitar 5 menit ku lihat biografi dia tiba-tiba ada telfon yang tak kenal,ku angkat telfonnya.
           "hallo!siapa ini?"tanyaku
           "kau ziandra willina?"tanya di sebrang sana
           "ya benar,anda siapa ya?"tanyaku
           "aku kai,dan ternyata kau lupa dengan suaraku!"katanya kai
           "owh!mianhe,aku tak tau"kataku singkat
           "kau sudah liat exo!"katanya kai
           "ya,barusan saja selesai"kataku
           "bagus,gimana bagus bukan?"tanyanya
           "bagus kok,lalu setelahnya aku melihat konsermu aku harus apa?"tanya ku polos
           "tidak ada,aku hanya mengenalkannya saja siapa tau kau tertarik"katanya
           "kalau tidak bagaimana?"tanyaku lagi
           "tidak apa-apa,aku hanya menanyakan saja kok,kau besok ada jadwal?"tanyanya
           "mungkin tidak ada,memang ada apa?"tanya ku
           "aku ingin mengajakmu jalan,kau mau?"tawarnya
           "lihat besok saja,oh ya!kau dapat nomorku dari siapa?"tanyaku penasaran
           "oke! itu rahasiaku kau tak boleh tau"katanya, "ya sudah ku tunggu besok oke,aku akan latihan dance lagi"sambungnya dan telfon di tutup dan aku sangat penasaran siapa yang sudah memberi tahu nomorku padahal tak ada satu pun orang yang tau nomor ku kecuali keluarga yang ada di sini, ya sudah lah aku ingin tidur. dan aku memejamkan mataku untuk beristirahat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar