kai
sudah tak sabar menunggu besok bertemu dengan gadis yang aku sayangi, ku ambil ponselku dan ku pandangi fotonya dan aku terlelap dengan mimpiku.
hari sudag pagi jam 6 pagi, aku bersiap-siap untuk pergi dengannya, setelah mandi aku makan bareng teman-teman, dan pergi ke ruang tv, aku mengambil ponselku dan mengirim pesan padanya
"nanti persiapan jam 9 pagi oke,aku akan menjemputmu!"kataku
dan aku berharap dia sudah bangun ku tunggu sudah 5 menit tak ada balesannya darinya aku mengirim pesan lagi
"hai!kau lama sekali membalas sms dari ku,kau masih tertidur?"tanyaku, mulai kesal karna sudah tak sabar ingin jalan dengannya, dan ada balasan masuk
"aku sudah bangun dan aku juga tak tau kalau ada pesan masuk dari mu,aku akan makan bareng ayah ku lalu kita pergi"katanya, aku agak lega karna sudah di balas pesanku, aku hanya menunggu jam setengah 9 saja karna jarak dormku dan rumahnya sekitar 30 menitan saja. sudah waktunya aku pergi dan berpamitan sama yang lain mereka tidak mencurigakanku karna mereka sudah tau kalau sedang jatuh cinta pada gadis pemilik cafe tersebut, aku jalan menuju parkiran dan mengambil mobil lalu pergi.
sampai di rumahnya aku memencet bell rumahnya tidak ada waktu 2 menit pintu sudah di buka dan ada seorang wanita tua yaitu bibinya yang membukanya
"selamat pagi bi!"katu ramah
"pagi nak! kau sedang mencari lina?"tanya bibi tersebut
"iya, dia ada di rumah?"tanyaku
"ada kok, sebentar bibi akan memanggilnya"katanya, bibi pergi meninggalkanku, aku bersender di samping pintu rumahnya, setelah itu bibi tersebut datang lagi dan menyuruhku untuk masuk ke rumahnya dahulu, aku berjalan dan ketika melihat lina dengan ayahnya aku sangat canggung dan wajah lina berubah menjadi canggung begitu.aku menatap wajah lina
"cantik sekali"batinku
dan lina memperkenalkanku pada ayahnya
"hah,i...iya ini teman lina ayah,kenalin kai"katanya mulai memperkenalkan diriku. keliatan sekali dia sedang gugup, dia berjalan keluar dan aku menundukkan badanku kepada ayahnya
aku menyetir mobilku dan di dalam mobil sudah hening tak ada yang berani berbicara, suasana menjadi canggung
"emh..kita mau kemana?"tanyanya melepas keheningan
"sungai han dan ke taman bunga yang indah"kataku menjawabnya
setelah sampai di sungai han aku dan lina berjalan ke tepi sungai han, dia menatapku diam-diam setelaha aku menatap balik padanya dia malah buang muka, dia mulai melakukan kebiasaannya yaitu memejamkan matanya entah karna apa mungkin sudah hobinya, aku memegang tangannya dan dia sepertinya terkejut dan langsung memandangiku dengan mata bulatnya
"kau suka memejamkan matamu lalu menikmati suasana?"tanyaku
"itu sudah menjadi hobiku"katanya singkat, mungkin dia kesal karna sudah menganggunya,
aku langsung memutarkan badannya ke arah ku dan kita saling menatap, ku pandangi dia lekat-lekat sepertinya di gugup
"kau cantik sekali,aku suka melihat wajahmu yang masih polos dan imut"kataku, mukanya mulai memerah sepertinya dia sedang gugup, dia langsung melepas pandanganku dan balik badan ke arah sungai han lagi, aku hanya tersenyum saja apa yang di lakukan oleh lina karna sikap dia seperti anak kecil,
"kita duduk disana yuk!"ajakku
aku berjalan dan dia mengikutiku dari belakang, aku duduk dan dia duduk di sampingku, aku merangkulnya dan kepalaku ku sandarkan ke kepalanya, aku menikmati indahnya bersama lina dan aku menanyakan hal tersebut
"apakah ini yang dinamakan cinta?"tanyaku
"maksudmu?"katanya polos dan aku suka dengan kepolosannya
"dasar anak polos"kataku sambil mengacak rambutnya
dia langsung menghempas tanganku dan merapihkan rambutnya
"aku suka melihat wajahmu seperti itu"kataku, karan wajahnya dia sangat imut sekali
dia gugup lagi.
"hari yang menyenangkan!"batinku
Sabtu, 10 Juni 2017
Kamis, 25 Mei 2017
Lina
hari sudah pagi,sinar matahari sudah menyinari wajahku,aku terbangun dan jalan menuju jendela ku buka gordennya dan ku pandangi suasana pagi dan ku hirup udara pagi yang dingin ini
"wuhh!dingin sekali aku mengeluarkan napas ada asap yang muncul lewat mulutku"kataku
di saat aku sedang menikmati suasana pagi aku di kejutkan oleh bibiku
"lina,ayo keluar kita makan sama dan menikmati coklat hangat di pagi hari"kata bibi
aku menghampiri bibi
"apakah ayah sudah pulang bi?"tanyaku
"ya ayahmu sudah pulang ayo kita makan bareng"katanya bibi
"oke!aku akan bersiap-siap untuk mandi"kataku sambil berjalan kearah kamar mandi
bibi langsung menutup pintu kamarku dan aku mandi ku nikmati air hangat,setelah berlama-lama di kamar mandi aku keluar dan ketika aku sedang mengecheck ponselku ada 2 SMS masuk dari kai
"nanti persiapan jam 9 pagi oke,aku akan menjemputmu!"katanya
dan SMS kedua
"hai!kau lama sekali membalas sms dari ku,kau masih tertidur?"tanyanya
SMS tersebut ku balas
"aku sudah bangun dan aku juga tak tau kalau ada pesan masuk dari mu,aku akan makan bareng ayah ku lalu kita pergi"kataku
aku keluar dari dalam kamarku dan pergi ruang makan,aku melihat ayah yang sedang berbincang-bincang dengan kakak pertamanya yaitu bibiku,aku memilih duduk di depan bibi
"sudah cantik,mau kemana?"tanya ayah
"ada temanku mengajakku jalan yah,boleh tidak?"izinku
"silahakan saja tak masalah,cepat di makan yah,ini buatan bibimu"kata ayah sambil melahap makanannya
aku di siapkan sudah makananku oleh bibi,bibi sangat memanjakanku banget terkadang bunda tidak senang melihat bibi sangat memanjakanku nanti akan kebiasaan sampai besar nanti tapi bibi tetap memanjakanku
makan sudah selesai aku ngobrol dengan ayahku
"yah apakah pekerjaanmu sangat sibuk?"tanyaku,sambil menunggu kedatangan kai
"tidak juga,hanya saja jika ayah banyak di tugaskan sayang!bagaimana keadaan bunda dan kakak adikmu?"tanyanya
"ayah jangan terlalu banyak aktivitas nanti kondisi ayah akan terganggu!keadaan mereka baik kok,tapi..."kataku bingung ingin berkata bahwa bunda juga selalu sibuk dan lupa dengan anaknya
"tapi kenapa sayang?"tanya ayah penasaran
"bunda juga sibuk dengan pekerjaannya dan waktu dengan bunda sangatlah sedikit sekali makanya aku ingin kesini menemui ayah tapi semua sama sibuk dengan pekerjaan masing-masing"kataku mulai menangis
ayah menghampiriku dan memeluk aku lalu mencium ubun-ubunku
"maafkan ayah ya sayang!ayah nggk bermaksud buat tidak memerdulikanmu tapi ayah akan berusaha bagaimana pun kalian harus sekolah dan sukses"kata ayah juga mulai menangis
aku melepaskan pelukan ayah dengan halus dan menatap ayah aku mengusapa air mata ayah dengan lembut
"ayah ziandra willina tidak pernah menangis dan selalu kuat di hadapan anak-anaknya"kataku mulai menyindir lalu ayah tertawa dan memeluk erat-erat
"maafkan ayah ya sayang!"kata ayah,aku hanya mengangguk
bibi datang dan bilang kalau ada tamu
"tolong suruh masuk saja bi"perintah ayah
setelah bibi meninggalkan kami berdua setelah 2 menit datang pemuda laki-laki yang aku kenal dan jantungku mulai berdegup kencang "tampan sekali!" batinku
"nak inikah temanmu yang kau maksud?"tanya ayah
"hah,i...iya ini teman lina ayah,kenalin kai"kataku mulai memperkenalkan dirinya
"ayah lina pamit ya!"kataku
aku berjalan keluar rumah di susul dengan kai,ketika masuk ke dalam mobil suasana hening aku bingung apa yang akan jadi pembahasan pertama di dalam kesunyian ini
"emh..kita mau kemana?"tanyaku melepas keheningan
"sungai han dan ke taman bunga yang indah"katanya
setelah sampai di sungai han, aku berjalan dan berhenti di tepian sungai han aku menatap kai lalu pindah pandangan ke sungai han lagi,ketika sedang memejamkan mataku aku langsung terkejut dengan apa yang di lakukan kai, dia memegang tanganku,aku langsung membuka mataku dan memandanginya
"kau suka memejamkan matamu lalu menikmati suasana?"tanyanya
"itu sudah menjadi hobiku"kataku singkat
kai lalu memutarkan tubuhku ke hadapan dia jadi posisi ku saling berhadapan dia menatapku lekat-lekat aku mulai gugup
"kau cantik sekali,aku suka melihat wajahmu yang masih polos dan imut"katanya,jantungku mulai tak beraturan detakannya.
aku langsung melepas genggaman dia dan langsung mengahadap ke sungai han lagi,wajahku keliatan sekali gugupnya aku malu
"kita duduk disana yuk!"ajaknya
aku mengikuti kai dari belakang dan duduk di sampingnya, dengan berani kai merangkulku dan kepalanya bersandar di kepalaku
"apakah ini yang dinamakan cinta?"tanyanya
"maksudmu?"
"dasar anak polos"katanya kai sambil mengacak rambutku
aku langsung menghempas tangannya dan merapihkan rambutku
"aku suka melihat wajahmu seperti itu"katanya
aku gugup lagi.
hari sudah pagi,sinar matahari sudah menyinari wajahku,aku terbangun dan jalan menuju jendela ku buka gordennya dan ku pandangi suasana pagi dan ku hirup udara pagi yang dingin ini
"wuhh!dingin sekali aku mengeluarkan napas ada asap yang muncul lewat mulutku"kataku
di saat aku sedang menikmati suasana pagi aku di kejutkan oleh bibiku
"lina,ayo keluar kita makan sama dan menikmati coklat hangat di pagi hari"kata bibi
aku menghampiri bibi
"apakah ayah sudah pulang bi?"tanyaku
"ya ayahmu sudah pulang ayo kita makan bareng"katanya bibi
"oke!aku akan bersiap-siap untuk mandi"kataku sambil berjalan kearah kamar mandi
bibi langsung menutup pintu kamarku dan aku mandi ku nikmati air hangat,setelah berlama-lama di kamar mandi aku keluar dan ketika aku sedang mengecheck ponselku ada 2 SMS masuk dari kai
"nanti persiapan jam 9 pagi oke,aku akan menjemputmu!"katanya
dan SMS kedua
"hai!kau lama sekali membalas sms dari ku,kau masih tertidur?"tanyanya
SMS tersebut ku balas
"aku sudah bangun dan aku juga tak tau kalau ada pesan masuk dari mu,aku akan makan bareng ayah ku lalu kita pergi"kataku
aku keluar dari dalam kamarku dan pergi ruang makan,aku melihat ayah yang sedang berbincang-bincang dengan kakak pertamanya yaitu bibiku,aku memilih duduk di depan bibi
"sudah cantik,mau kemana?"tanya ayah
"ada temanku mengajakku jalan yah,boleh tidak?"izinku
"silahakan saja tak masalah,cepat di makan yah,ini buatan bibimu"kata ayah sambil melahap makanannya
aku di siapkan sudah makananku oleh bibi,bibi sangat memanjakanku banget terkadang bunda tidak senang melihat bibi sangat memanjakanku nanti akan kebiasaan sampai besar nanti tapi bibi tetap memanjakanku
makan sudah selesai aku ngobrol dengan ayahku
"yah apakah pekerjaanmu sangat sibuk?"tanyaku,sambil menunggu kedatangan kai
"tidak juga,hanya saja jika ayah banyak di tugaskan sayang!bagaimana keadaan bunda dan kakak adikmu?"tanyanya
"ayah jangan terlalu banyak aktivitas nanti kondisi ayah akan terganggu!keadaan mereka baik kok,tapi..."kataku bingung ingin berkata bahwa bunda juga selalu sibuk dan lupa dengan anaknya
"tapi kenapa sayang?"tanya ayah penasaran
"bunda juga sibuk dengan pekerjaannya dan waktu dengan bunda sangatlah sedikit sekali makanya aku ingin kesini menemui ayah tapi semua sama sibuk dengan pekerjaan masing-masing"kataku mulai menangis
ayah menghampiriku dan memeluk aku lalu mencium ubun-ubunku
"maafkan ayah ya sayang!ayah nggk bermaksud buat tidak memerdulikanmu tapi ayah akan berusaha bagaimana pun kalian harus sekolah dan sukses"kata ayah juga mulai menangis
aku melepaskan pelukan ayah dengan halus dan menatap ayah aku mengusapa air mata ayah dengan lembut
"ayah ziandra willina tidak pernah menangis dan selalu kuat di hadapan anak-anaknya"kataku mulai menyindir lalu ayah tertawa dan memeluk erat-erat
"maafkan ayah ya sayang!"kata ayah,aku hanya mengangguk
bibi datang dan bilang kalau ada tamu
"tolong suruh masuk saja bi"perintah ayah
setelah bibi meninggalkan kami berdua setelah 2 menit datang pemuda laki-laki yang aku kenal dan jantungku mulai berdegup kencang "tampan sekali!" batinku
"nak inikah temanmu yang kau maksud?"tanya ayah
"hah,i...iya ini teman lina ayah,kenalin kai"kataku mulai memperkenalkan dirinya
"ayah lina pamit ya!"kataku
aku berjalan keluar rumah di susul dengan kai,ketika masuk ke dalam mobil suasana hening aku bingung apa yang akan jadi pembahasan pertama di dalam kesunyian ini
"emh..kita mau kemana?"tanyaku melepas keheningan
"sungai han dan ke taman bunga yang indah"katanya
setelah sampai di sungai han, aku berjalan dan berhenti di tepian sungai han aku menatap kai lalu pindah pandangan ke sungai han lagi,ketika sedang memejamkan mataku aku langsung terkejut dengan apa yang di lakukan kai, dia memegang tanganku,aku langsung membuka mataku dan memandanginya
"kau suka memejamkan matamu lalu menikmati suasana?"tanyanya
"itu sudah menjadi hobiku"kataku singkat
kai lalu memutarkan tubuhku ke hadapan dia jadi posisi ku saling berhadapan dia menatapku lekat-lekat aku mulai gugup
"kau cantik sekali,aku suka melihat wajahmu yang masih polos dan imut"katanya,jantungku mulai tak beraturan detakannya.
aku langsung melepas genggaman dia dan langsung mengahadap ke sungai han lagi,wajahku keliatan sekali gugupnya aku malu
"kita duduk disana yuk!"ajaknya
aku mengikuti kai dari belakang dan duduk di sampingnya, dengan berani kai merangkulku dan kepalanya bersandar di kepalaku
"apakah ini yang dinamakan cinta?"tanyanya
"maksudmu?"
"dasar anak polos"katanya kai sambil mengacak rambutku
aku langsung menghempas tangannya dan merapihkan rambutku
"aku suka melihat wajahmu seperti itu"katanya
aku gugup lagi.
Kai
lega rasanya sudah mengajak gadis yang sayangi,puas sudah melihat wajahnya.
"aigo!aku melupakan sesuatu"kataku,aku melupakan bahwa aku belum meminta nomor Hpnya bagaimana ini?,prasaanku mulai tidak tenang, aku melaju kecepatan mobilku dan sampai sudah di apartemen exo, aku langsung masuk ke kamar dan merebahkan tubuhku disaat aku sedang memejamkan mataku mempertanyakan bagaimana caranya agar bisa telfonan dengannya dan aku terkejut dengan lemparan kertas aku terbangun dan mengambil kertas tersebut.
"apa ini hyung?"tanyaku pada D.O
"ini nomor telfon gadis yang kau maksud"katanya D.O sambil merebahkan tubuhnya di sampingku, aku mengernyitkan alisku
"kau dapat nomor ini dari siapa?"tanyaku
"dari ayahnya lah"katanya polos
aku terkejut D.O bilang seperti itu aku langsung duduk dan menoleh ke arah D.O dengan expresi muka heran
"kok bisa?bagaimana caranya?"tanyaku penasaran
"iya,ayahnya lina itu teman dekat kerja ayahku jadi ya wajar saja aku bisa mendapatkannya"jelasnya
"kau tidak ada niatan untuk merebut kan?"tanyaku mulai khawatir
"heh!tidak lah,aku hanya membantu sahabat ku saja"katanya
aku mulai menelfonnya, suara tanda masuknya telfon pun sudah masuk dan aku tak sabar untuk menunggu suara dari dia dan telfon pun sudah di angkat
"hallo!siapa ini?"tanyanya penasaran
"kau ziandra willina?"kataku mulai tak karuan jantungku berdetak
"ya benar,anda siapa ya?"tanyanya
"aku kai,dan ternyata kau lupa dengan suaraku!"kataku,ternyata sifat pelupanya masih tak kunjung hilang
"owh!mianhe,aku tak tau"katanya singkat sekali dia menjawab
"kau sudah liat exo!"aku mulai menanyakan hal itu
"ya,barusan saja selesai"katanya lina
"bagus,gimana bagus bukan?"tanyaku
"bagus kok,lalu setelahnya aku melihat konsermu aku harus apa?"pertanyaan dia polos sekali
"tidak ada,aku hanya mengenalkannya saja siapa tau kau tertarik"aku agak malu ketika lina mempertanyakan hal itu
"kalau tidak bagaimana?"tanyanya semakin polos aku semakin gemas dengannya
"tidak apa-apa,aku hanya menanyakan saja kok,kau besok ada jadwal?"tanyaku,mengalihkan pembicaraan
"mungkin tidak ada,memang ada apa?"tanyanya
"aku ingin mengajakmu jalan,kau mau?"tawaranku
"lihat besok saja,oh ya!kau dapat nomorku dari siapa?"dia mulai menanyakan hal ini,aku tidak boleh jujur padanya
"oke! itu rahasiaku kau tak boleh tau"kataku mulai memberi dia teka-teki,
"ya sudah ku tunggu besok oke,aku akan latihan dance lagi"sambungku dan menutup telfonnya, aku sangat senang sekali rasanya tidak sabar untuk besok dan aku pergi ke ruangan dance dan ngedance sesuka hatiku sampai chanyeol dan sehun bingung melihatku
"kai kau sedang,kau tidak tidur?"tanya chanyeol
"mungkin dikit lagi,duluan saja,aku masih tidak bisa tidur"kataku
dan mereka berdua pergi meninggalkanku aku ngedance sesuka hatiku dan saking semangatnya aku ngedance aku merasa kelelahan dan aku ke kamar dan mulai tertidur.
lega rasanya sudah mengajak gadis yang sayangi,puas sudah melihat wajahnya.
"aigo!aku melupakan sesuatu"kataku,aku melupakan bahwa aku belum meminta nomor Hpnya bagaimana ini?,prasaanku mulai tidak tenang, aku melaju kecepatan mobilku dan sampai sudah di apartemen exo, aku langsung masuk ke kamar dan merebahkan tubuhku disaat aku sedang memejamkan mataku mempertanyakan bagaimana caranya agar bisa telfonan dengannya dan aku terkejut dengan lemparan kertas aku terbangun dan mengambil kertas tersebut.
"apa ini hyung?"tanyaku pada D.O
"ini nomor telfon gadis yang kau maksud"katanya D.O sambil merebahkan tubuhnya di sampingku, aku mengernyitkan alisku
"kau dapat nomor ini dari siapa?"tanyaku
"dari ayahnya lah"katanya polos
aku terkejut D.O bilang seperti itu aku langsung duduk dan menoleh ke arah D.O dengan expresi muka heran
"kok bisa?bagaimana caranya?"tanyaku penasaran
"iya,ayahnya lina itu teman dekat kerja ayahku jadi ya wajar saja aku bisa mendapatkannya"jelasnya
"kau tidak ada niatan untuk merebut kan?"tanyaku mulai khawatir
"heh!tidak lah,aku hanya membantu sahabat ku saja"katanya
aku mulai menelfonnya, suara tanda masuknya telfon pun sudah masuk dan aku tak sabar untuk menunggu suara dari dia dan telfon pun sudah di angkat
"hallo!siapa ini?"tanyanya penasaran
"kau ziandra willina?"kataku mulai tak karuan jantungku berdetak
"ya benar,anda siapa ya?"tanyanya
"aku kai,dan ternyata kau lupa dengan suaraku!"kataku,ternyata sifat pelupanya masih tak kunjung hilang
"owh!mianhe,aku tak tau"katanya singkat sekali dia menjawab
"kau sudah liat exo!"aku mulai menanyakan hal itu
"ya,barusan saja selesai"katanya lina
"bagus,gimana bagus bukan?"tanyaku
"bagus kok,lalu setelahnya aku melihat konsermu aku harus apa?"pertanyaan dia polos sekali
"tidak ada,aku hanya mengenalkannya saja siapa tau kau tertarik"aku agak malu ketika lina mempertanyakan hal itu
"kalau tidak bagaimana?"tanyanya semakin polos aku semakin gemas dengannya
"tidak apa-apa,aku hanya menanyakan saja kok,kau besok ada jadwal?"tanyaku,mengalihkan pembicaraan
"mungkin tidak ada,memang ada apa?"tanyanya
"aku ingin mengajakmu jalan,kau mau?"tawaranku
"lihat besok saja,oh ya!kau dapat nomorku dari siapa?"dia mulai menanyakan hal ini,aku tidak boleh jujur padanya
"oke! itu rahasiaku kau tak boleh tau"kataku mulai memberi dia teka-teki,
"ya sudah ku tunggu besok oke,aku akan latihan dance lagi"sambungku dan menutup telfonnya, aku sangat senang sekali rasanya tidak sabar untuk besok dan aku pergi ke ruangan dance dan ngedance sesuka hatiku sampai chanyeol dan sehun bingung melihatku
"kai kau sedang,kau tidak tidur?"tanya chanyeol
"mungkin dikit lagi,duluan saja,aku masih tidak bisa tidur"kataku
dan mereka berdua pergi meninggalkanku aku ngedance sesuka hatiku dan saking semangatnya aku ngedance aku merasa kelelahan dan aku ke kamar dan mulai tertidur.
Rabu, 24 Mei 2017
Lina
aku melihat mobil kai dari kejauhan sampai tidak terlihat lagi,entah kenapa disaat mobil itu pergi aku merasa sangat kehilangan dia. aku masuk ke dalam rumah, sepi sekali rumah ini seperti tidak ada penghuninya.
"hallo! ada orang kah?ayah?bibi?"aku panggil ayah dan bibi namun tetap tak ada orang,karna rumah ku berdekatan dengan cafe ayah jadi aku langsung ke cafe dan menanyakannya
"emh,bibi?"kataku
"iya sayang,kau baru pulang?"tanya bibi ramah
"iya, bi ayah belum pulang kah?"tanya ku sambil membantu bibi
"tidak usah kau duduk saja, ayah mu pulang tidak tentu lina,terkadang pulng sore,tengah malam atau tidak pulang sekali pun"jelas bibi
"ayah memegang jabatan apa sih kok sampai sesibuk itu?"tanyaku
"ayah memegang jabatan manager di perusahaan,sangat bagus"jelas bibi'
"tidak di indonesia tidak di sini sama saja aku tidak pernah di perhatikan selalu sibuk"kataku mulai sedih
"sayang mereka seperti itu juga untuk kamu,jadi jangan menangis ada bibi,bibi adalah ibumu juga"katanya bibi,aku langsung memeluk bibi dengan penuh kasih sayang,hanya bibi shin me yang perhatian dengan ku dan sudah hampir 19 tahun aku tidak pernah bertemu dengannya.
"kau lapar?"tanyanya,aku hanya mengangguk saja
"ayo kita masuk ke dalam rumah saja!"ajaknya
aku mengikuti bibi dari belakang dan menuju dapur rumah aku menunggu bibi memasak sepertinya enak,aku tunggu sambil memainkan handphone ku sepertinya aku ingat dengan sesuatu hal,ah!exo aku membuka youtube dan ku buka exo,dan benar sekali dia sangat tampan dan aku mulai tertarik dengannya tapi mana bisa dan tak mungkin sekali, di saat aku sedang serius dengan vidionya aku di kejutkan oleh bibi
"kau termasuk EXO-L?"tanyanya,aku mengerutkan alisku
"apa itu EXO-L?"aku tanya balik pada bibi
"nama fans exo,kau juga salah satu fans mereka?"tanyanya lagi, aku langsung menggeleng dan bingung
"tadi ada pemuda yang datang ke cafe menanyakanmu pemudah sangat tampan dan katanya dia teman dekatmu,kau mengenalinya?"tanyanya, aku mulai berfikir
"emh, siapa bi?bibi sempat menanyakan siapa namanya?"tanya ku
"bibi lupa menanyakan hal itu,kau benar tidak mengenalnya?"tanyanya lagi, aku mulai mengingat-ingat sepertinya kai
"iya!dia temanku yap sangat dekat"kataku gugup aku mulai deg-degan
"emh! benarkah hanya teman?"tanya bibi mulai jahil
aku tersenyum malu
"ya sudah kau habiskan dulu itu makananya,sehabis itu kau persiapan tidur"katanya bibi
aku letakkan handphone ku di samping piringku dan aku makan dengan lahap setelahnya makan aku persiapan untuk tidur
"bibi aku tidur duluan ya?"kataku sambil memeluk bibi dari belakang dan mencium pipinya
"iya sayang"katanya bibi sambil mencuci piring bekas ku tadi
aku berjalan menuju kamar dan mengganti baju tidurku dan merebahkan tubuh ku ke atas kasur ku pandangi langit kamarku dan aku tetap membayangkan sesok wajah kai ku ambil handphone ku dan entah kenapa aku tetap membuka google dan mencari tau kai sekitar 5 menit ku lihat biografi dia tiba-tiba ada telfon yang tak kenal,ku angkat telfonnya.
"hallo!siapa ini?"tanyaku
"kau ziandra willina?"tanya di sebrang sana
"ya benar,anda siapa ya?"tanyaku
"aku kai,dan ternyata kau lupa dengan suaraku!"katanya kai
"owh!mianhe,aku tak tau"kataku singkat
"kau sudah liat exo!"katanya kai
"ya,barusan saja selesai"kataku
"bagus,gimana bagus bukan?"tanyanya
"bagus kok,lalu setelahnya aku melihat konsermu aku harus apa?"tanya ku polos
"tidak ada,aku hanya mengenalkannya saja siapa tau kau tertarik"katanya
"kalau tidak bagaimana?"tanyaku lagi
"tidak apa-apa,aku hanya menanyakan saja kok,kau besok ada jadwal?"tanyanya
"mungkin tidak ada,memang ada apa?"tanya ku
"aku ingin mengajakmu jalan,kau mau?"tawarnya
"lihat besok saja,oh ya!kau dapat nomorku dari siapa?"tanyaku penasaran
"oke! itu rahasiaku kau tak boleh tau"katanya, "ya sudah ku tunggu besok oke,aku akan latihan dance lagi"sambungnya dan telfon di tutup dan aku sangat penasaran siapa yang sudah memberi tahu nomorku padahal tak ada satu pun orang yang tau nomor ku kecuali keluarga yang ada di sini, ya sudah lah aku ingin tidur. dan aku memejamkan mataku untuk beristirahat.
aku melihat mobil kai dari kejauhan sampai tidak terlihat lagi,entah kenapa disaat mobil itu pergi aku merasa sangat kehilangan dia. aku masuk ke dalam rumah, sepi sekali rumah ini seperti tidak ada penghuninya.
"hallo! ada orang kah?ayah?bibi?"aku panggil ayah dan bibi namun tetap tak ada orang,karna rumah ku berdekatan dengan cafe ayah jadi aku langsung ke cafe dan menanyakannya
"emh,bibi?"kataku
"iya sayang,kau baru pulang?"tanya bibi ramah
"iya, bi ayah belum pulang kah?"tanya ku sambil membantu bibi
"tidak usah kau duduk saja, ayah mu pulang tidak tentu lina,terkadang pulng sore,tengah malam atau tidak pulang sekali pun"jelas bibi
"ayah memegang jabatan apa sih kok sampai sesibuk itu?"tanyaku
"ayah memegang jabatan manager di perusahaan,sangat bagus"jelas bibi'
"tidak di indonesia tidak di sini sama saja aku tidak pernah di perhatikan selalu sibuk"kataku mulai sedih
"sayang mereka seperti itu juga untuk kamu,jadi jangan menangis ada bibi,bibi adalah ibumu juga"katanya bibi,aku langsung memeluk bibi dengan penuh kasih sayang,hanya bibi shin me yang perhatian dengan ku dan sudah hampir 19 tahun aku tidak pernah bertemu dengannya.
"kau lapar?"tanyanya,aku hanya mengangguk saja
"ayo kita masuk ke dalam rumah saja!"ajaknya
aku mengikuti bibi dari belakang dan menuju dapur rumah aku menunggu bibi memasak sepertinya enak,aku tunggu sambil memainkan handphone ku sepertinya aku ingat dengan sesuatu hal,ah!exo aku membuka youtube dan ku buka exo,dan benar sekali dia sangat tampan dan aku mulai tertarik dengannya tapi mana bisa dan tak mungkin sekali, di saat aku sedang serius dengan vidionya aku di kejutkan oleh bibi
"kau termasuk EXO-L?"tanyanya,aku mengerutkan alisku
"apa itu EXO-L?"aku tanya balik pada bibi
"nama fans exo,kau juga salah satu fans mereka?"tanyanya lagi, aku langsung menggeleng dan bingung
"tadi ada pemuda yang datang ke cafe menanyakanmu pemudah sangat tampan dan katanya dia teman dekatmu,kau mengenalinya?"tanyanya, aku mulai berfikir
"emh, siapa bi?bibi sempat menanyakan siapa namanya?"tanya ku
"bibi lupa menanyakan hal itu,kau benar tidak mengenalnya?"tanyanya lagi, aku mulai mengingat-ingat sepertinya kai
"iya!dia temanku yap sangat dekat"kataku gugup aku mulai deg-degan
"emh! benarkah hanya teman?"tanya bibi mulai jahil
aku tersenyum malu
"ya sudah kau habiskan dulu itu makananya,sehabis itu kau persiapan tidur"katanya bibi
aku letakkan handphone ku di samping piringku dan aku makan dengan lahap setelahnya makan aku persiapan untuk tidur
"bibi aku tidur duluan ya?"kataku sambil memeluk bibi dari belakang dan mencium pipinya
"iya sayang"katanya bibi sambil mencuci piring bekas ku tadi
aku berjalan menuju kamar dan mengganti baju tidurku dan merebahkan tubuh ku ke atas kasur ku pandangi langit kamarku dan aku tetap membayangkan sesok wajah kai ku ambil handphone ku dan entah kenapa aku tetap membuka google dan mencari tau kai sekitar 5 menit ku lihat biografi dia tiba-tiba ada telfon yang tak kenal,ku angkat telfonnya.
"hallo!siapa ini?"tanyaku
"kau ziandra willina?"tanya di sebrang sana
"ya benar,anda siapa ya?"tanyaku
"aku kai,dan ternyata kau lupa dengan suaraku!"katanya kai
"owh!mianhe,aku tak tau"kataku singkat
"kau sudah liat exo!"katanya kai
"ya,barusan saja selesai"kataku
"bagus,gimana bagus bukan?"tanyanya
"bagus kok,lalu setelahnya aku melihat konsermu aku harus apa?"tanya ku polos
"tidak ada,aku hanya mengenalkannya saja siapa tau kau tertarik"katanya
"kalau tidak bagaimana?"tanyaku lagi
"tidak apa-apa,aku hanya menanyakan saja kok,kau besok ada jadwal?"tanyanya
"mungkin tidak ada,memang ada apa?"tanya ku
"aku ingin mengajakmu jalan,kau mau?"tawarnya
"lihat besok saja,oh ya!kau dapat nomorku dari siapa?"tanyaku penasaran
"oke! itu rahasiaku kau tak boleh tau"katanya, "ya sudah ku tunggu besok oke,aku akan latihan dance lagi"sambungnya dan telfon di tutup dan aku sangat penasaran siapa yang sudah memberi tahu nomorku padahal tak ada satu pun orang yang tau nomor ku kecuali keluarga yang ada di sini, ya sudah lah aku ingin tidur. dan aku memejamkan mataku untuk beristirahat.
Kai
semua sudah siap untuk pergi mencari makan termasuk aku yang sudah menahan lapar yang dari tadi ku tahan aku keluar dari kamar dan sudah siap untuk melahap makanan pagi hari ini, aku pergi menghampiri suho yang sedang sibuk dengan handphonenya
"hyung, kita akan makan dimana?"tanya ku sambil duduk di sampingnya suho
"emh,,sebentar aku sedang mencari"katanya sambil mengotak-ngatik handphonenya
"nah!ini ada cafe unik sepertinya dari negara indonesia sepertinya unik-unik di sana,kau mau makan disana?"tanya suho
"aku sih ikut saja,tanyakan pada anak-anak"kataku
dari arah belakang sudah ada baekhyun,chanyeol,D.O,dan sehun dan mereka duduk di sofa juga
"kita makan dimana?"tanya baekhyun
"di cafe indonesia,kalian mau?"tanya suho
"yaa!"serempak
datang juga chen,xiumin,dan lay mereka juga duduk di tempat yang masih kosong
"kalian mau makan di cafe indonesia?"tanya suho
"boleh saja kita setuju kok"katanya xiumin
kita langsung berangkat ke cafe indonesia,sekitar 20 menit di perjalanan sampai sudah kita di tempat tujuannya.
aku dan member lain mengambil tempat di paling pojok deket kaca langsung menghadap luar di saat aku sedang duduk entah kenapa mataku tertarik pada gadis yang sedang di kasir dia cantik dan mungkin natural aku amati gadis itu dan ternyata gadis itu melihat kami dan langsung datang menghampiri kami.
"permisi tuan,selamat siang!"sapanya ramah
ramah sekali gadis ini sepertinya bukan asli orang korea dia cantik sekali dan sangat simple dia berdandan aku suka sekali dengan gaya dia
"siang!"kata kami serempak
sepertinya dia juga tertarik padaku mungkinkah sepertinya dia sangat cuek padaku tapi ketika ku perhatikan wajahnya memerah apakah dia sedang gugup?mungkin saja,
"hai ada apa dengan gadis ini kenapa tatapannya kosong dan pipinya berubah menjadi merah begitu"kata chen mencoba mendekat
"dia tidak sakit kok hyung!"katanya sehun sambil memegang keningnya
"owh..eemh.."dan ternyata benar yang kuduga dia sedang gugup,aku hanya bisa memerhatikan dia saja,tapi entah kenapa dia menatapku?hanya aku saja,apakah dia jatuh cinta padaku?batinku
"kau tidak apa-apa?"tanya chen
"emhh..tidak apa-apa kok!ehem,kalian pesen apa?"dia masih gugup,lucu sekali gadis ini aku ingin memilikinya
"bubble teanya 9 dan stick iganya 4 stick sosisnya 2 sama ramen spesial 3"katanya suho memesan
"pesanan akan kami antar dan biayanya bisa di bayar sehabis makan di kasir, saya minta maaf dan terima kasih"katanya ramah,mungkin rasa gugup dia sudah mereda ku perhatikan dia sampai tempat kasir.
setelah kami makan,kami langsung balik ke apartemen.
malam sudah tiba rasanya aku ingin jalan-jalan seorang diri,oh ya!aku hampir lupa aku ingin tau gadis yang berada di kafe,apa aku harus ke kafe itu lagi?mungkin iya!
aku pamit kepada sehun kalo aku ingin keluar mencari udara segar sendirian nanti aku akan pulang cepat,setelahnya aku keluar dari apartemen aku ke parkiran dan menaiki mobil pribadiku dan tancap gas ke cafe yang tadi pagi aku dan yang lain kesana hanya 15 menit aku mengendarai mobil aku masuk ke cafe tersebut dan ternyata "NIHIL"yap!kosong tidak ada gadis itu aku datang ke kasir tersebut dan menanyakannya
"permisi!"kataku ramah
"oh ya!silahkan tuan tanyakan saja kami siap melayani!"katanya kasir dengan ramah usianya sudah agak tua mungkin bibinya
"bibi tau gadis yang tadi siang dia berjaga di sini?'tanyaku
"oh itu ponakan bibi,ada apa tuan mencari ponakan saya?"tanya bibi tersebut mulai serius
"saya ada urusan pribadi dengannya,bolehkah bibi izinkan saya untuk mengobrol dengannya hanya sebentar"kataku panjang lebar
"sayang sekali tuan sudah 15 menit tadi ponakan saya sedang pergi ke taman"katanya
"taman?"kata ku mengulangi
"iya taman dekat dengan sungai han"katanya
"owh,ya sudah terima kasih bibi"kataku dan langsung pergi meninggalkan cafe tersebut
aku langsung meluncur ke arah sungai han dan dalam waktu 10 menit aku sudah sampai aku turun dari mobil dan mulai mencari gadis itu di sekitar taman, dan lega suda akhirnya ketemu juga gadis itu di sedang duduk seorang diri dan sambil memejamkan matanya mungkin dia sedang menikmati malam di seoul,aku menghampirinya dan aku sudah membuat dia terkejut dia langsung membulatkan matanya yang cantik dan mengexpresikan wajah kagetnya,lucu sekali wajah ini
"kau siapa?"katanya kaget
"aigo!kau ternyata orang yang pelupa"kataku sambil menahan tawa
"what?maksud mu apa bilang seperti itu kepadaku di saat aku SMA aku mendapatkan nilai terbaik kok"katanya dia mulai menyobongkan dirinya tapi aku tetap menyanginya
"jincah?kau memang pintar tapi kepintaranmu di tutupi oleh kepikunanmu"kataku mulai mengejeknya,dan dia mengubah expresi wajahnya dan itu yang aku suka wajah marahnya yang makin-semakin imut
"hai!kau ini siapa sih bisa-bisanya kau mengejek ku seperti itu kenal tidak!"katanya mulai marah
"ya sudah tak kenal maka tanda tak sayang, kim jong in,kai!"kataku mulai memperkenalkan diriku sendiri aku mengulurkan tanganku
"ziandra willina,lina"katanya,waw!nama yang bagus. dan dia juga mejabat tanganku hatiku semakin berbunga-bunga
"aku orang yang tadi ke kafemu,kau lupa?"aku mulai mengingatkan dia
"aku tidak memerhatikan kalian kok"jawaban yang polos
dan aku bisa ngobrol-ngobrol yang cukup lama dan tak terasa sudah 2 jam aku dan lina disini dia ingin pulang akan ku tawarkan dia pulang bareng dengan ku
"aku antar kau sampai pulang!"kataku tulus
"tidak usah rumah ku tidak jauh dari sini"katanya menolak,tidak bisa dia tidak boleh menolak tawaranku ini
"aku hanya memastikan kalau kau pulang ke rumah mu"yap ini tawaran terakhirku semoga di tidak menolaknya
dan sudah ku duga dia tidak menolak tawaranku
"kau kenal exo?"aku mulai menanyakannya semoga saja di kenal
"sepertinya tidak asing bagi ku"jawaban dia sangat polos tapi aku masih tak percaya kalau dia tak mengenal exo
"kau benar-benar tidak mengenalinya?"aku semakin tak percaya
sampai sudah aku di rumahnya,rumah yang cukup mewah
"jangan lupa kau lihat boyband ku exo.oke!"kataku,dia mengangguk
"terima kasih ya atas tumpangannya"katanya,aku mengangguk dan pergi meninggalkannya
#lanjut besok guys!
semua sudah siap untuk pergi mencari makan termasuk aku yang sudah menahan lapar yang dari tadi ku tahan aku keluar dari kamar dan sudah siap untuk melahap makanan pagi hari ini, aku pergi menghampiri suho yang sedang sibuk dengan handphonenya
"hyung, kita akan makan dimana?"tanya ku sambil duduk di sampingnya suho
"emh,,sebentar aku sedang mencari"katanya sambil mengotak-ngatik handphonenya
"nah!ini ada cafe unik sepertinya dari negara indonesia sepertinya unik-unik di sana,kau mau makan disana?"tanya suho
"aku sih ikut saja,tanyakan pada anak-anak"kataku
dari arah belakang sudah ada baekhyun,chanyeol,D.O,dan sehun dan mereka duduk di sofa juga
"kita makan dimana?"tanya baekhyun
"di cafe indonesia,kalian mau?"tanya suho
"yaa!"serempak
datang juga chen,xiumin,dan lay mereka juga duduk di tempat yang masih kosong
"kalian mau makan di cafe indonesia?"tanya suho
"boleh saja kita setuju kok"katanya xiumin
kita langsung berangkat ke cafe indonesia,sekitar 20 menit di perjalanan sampai sudah kita di tempat tujuannya.
aku dan member lain mengambil tempat di paling pojok deket kaca langsung menghadap luar di saat aku sedang duduk entah kenapa mataku tertarik pada gadis yang sedang di kasir dia cantik dan mungkin natural aku amati gadis itu dan ternyata gadis itu melihat kami dan langsung datang menghampiri kami.
"permisi tuan,selamat siang!"sapanya ramah
ramah sekali gadis ini sepertinya bukan asli orang korea dia cantik sekali dan sangat simple dia berdandan aku suka sekali dengan gaya dia
"siang!"kata kami serempak
sepertinya dia juga tertarik padaku mungkinkah sepertinya dia sangat cuek padaku tapi ketika ku perhatikan wajahnya memerah apakah dia sedang gugup?mungkin saja,
"hai ada apa dengan gadis ini kenapa tatapannya kosong dan pipinya berubah menjadi merah begitu"kata chen mencoba mendekat
"dia tidak sakit kok hyung!"katanya sehun sambil memegang keningnya
"owh..eemh.."dan ternyata benar yang kuduga dia sedang gugup,aku hanya bisa memerhatikan dia saja,tapi entah kenapa dia menatapku?hanya aku saja,apakah dia jatuh cinta padaku?batinku
"kau tidak apa-apa?"tanya chen
"emhh..tidak apa-apa kok!ehem,kalian pesen apa?"dia masih gugup,lucu sekali gadis ini aku ingin memilikinya
"bubble teanya 9 dan stick iganya 4 stick sosisnya 2 sama ramen spesial 3"katanya suho memesan
"pesanan akan kami antar dan biayanya bisa di bayar sehabis makan di kasir, saya minta maaf dan terima kasih"katanya ramah,mungkin rasa gugup dia sudah mereda ku perhatikan dia sampai tempat kasir.
setelah kami makan,kami langsung balik ke apartemen.
malam sudah tiba rasanya aku ingin jalan-jalan seorang diri,oh ya!aku hampir lupa aku ingin tau gadis yang berada di kafe,apa aku harus ke kafe itu lagi?mungkin iya!
aku pamit kepada sehun kalo aku ingin keluar mencari udara segar sendirian nanti aku akan pulang cepat,setelahnya aku keluar dari apartemen aku ke parkiran dan menaiki mobil pribadiku dan tancap gas ke cafe yang tadi pagi aku dan yang lain kesana hanya 15 menit aku mengendarai mobil aku masuk ke cafe tersebut dan ternyata "NIHIL"yap!kosong tidak ada gadis itu aku datang ke kasir tersebut dan menanyakannya
"permisi!"kataku ramah
"oh ya!silahkan tuan tanyakan saja kami siap melayani!"katanya kasir dengan ramah usianya sudah agak tua mungkin bibinya
"bibi tau gadis yang tadi siang dia berjaga di sini?'tanyaku
"oh itu ponakan bibi,ada apa tuan mencari ponakan saya?"tanya bibi tersebut mulai serius
"saya ada urusan pribadi dengannya,bolehkah bibi izinkan saya untuk mengobrol dengannya hanya sebentar"kataku panjang lebar
"sayang sekali tuan sudah 15 menit tadi ponakan saya sedang pergi ke taman"katanya
"taman?"kata ku mengulangi
"iya taman dekat dengan sungai han"katanya
"owh,ya sudah terima kasih bibi"kataku dan langsung pergi meninggalkan cafe tersebut
aku langsung meluncur ke arah sungai han dan dalam waktu 10 menit aku sudah sampai aku turun dari mobil dan mulai mencari gadis itu di sekitar taman, dan lega suda akhirnya ketemu juga gadis itu di sedang duduk seorang diri dan sambil memejamkan matanya mungkin dia sedang menikmati malam di seoul,aku menghampirinya dan aku sudah membuat dia terkejut dia langsung membulatkan matanya yang cantik dan mengexpresikan wajah kagetnya,lucu sekali wajah ini
"kau siapa?"katanya kaget
"aigo!kau ternyata orang yang pelupa"kataku sambil menahan tawa
"what?maksud mu apa bilang seperti itu kepadaku di saat aku SMA aku mendapatkan nilai terbaik kok"katanya dia mulai menyobongkan dirinya tapi aku tetap menyanginya
"jincah?kau memang pintar tapi kepintaranmu di tutupi oleh kepikunanmu"kataku mulai mengejeknya,dan dia mengubah expresi wajahnya dan itu yang aku suka wajah marahnya yang makin-semakin imut
"hai!kau ini siapa sih bisa-bisanya kau mengejek ku seperti itu kenal tidak!"katanya mulai marah
"ya sudah tak kenal maka tanda tak sayang, kim jong in,kai!"kataku mulai memperkenalkan diriku sendiri aku mengulurkan tanganku
"ziandra willina,lina"katanya,waw!nama yang bagus. dan dia juga mejabat tanganku hatiku semakin berbunga-bunga
"aku orang yang tadi ke kafemu,kau lupa?"aku mulai mengingatkan dia
"aku tidak memerhatikan kalian kok"jawaban yang polos
dan aku bisa ngobrol-ngobrol yang cukup lama dan tak terasa sudah 2 jam aku dan lina disini dia ingin pulang akan ku tawarkan dia pulang bareng dengan ku
"aku antar kau sampai pulang!"kataku tulus
"tidak usah rumah ku tidak jauh dari sini"katanya menolak,tidak bisa dia tidak boleh menolak tawaranku ini
"aku hanya memastikan kalau kau pulang ke rumah mu"yap ini tawaran terakhirku semoga di tidak menolaknya
dan sudah ku duga dia tidak menolak tawaranku
"kau kenal exo?"aku mulai menanyakannya semoga saja di kenal
"sepertinya tidak asing bagi ku"jawaban dia sangat polos tapi aku masih tak percaya kalau dia tak mengenal exo
"kau benar-benar tidak mengenalinya?"aku semakin tak percaya
sampai sudah aku di rumahnya,rumah yang cukup mewah
"jangan lupa kau lihat boyband ku exo.oke!"kataku,dia mengangguk
"terima kasih ya atas tumpangannya"katanya,aku mengangguk dan pergi meninggalkannya
#lanjut besok guys!
dan dia tau isi hatiku
Lina
pertama kalinya aku memijaki di tanah korea selatan yang bertempatan di kota seoul aku sangat senang karna aku harus melanjutkan pekerjaan ayah ku di sini sebagai pemilik cafe indo, disaat aku sedang persiapan untuk bekerja pertama kalinya aku sangat senang.
aku sudah di kasir kafe ku dan melihat para pelanggan sedang menikmati makanan asli indonesia ini
disaat aku sedang bermain dengan handphone ku ada 9 pemuda asal korea datang dan langsung duduk di tempat paling pojok dekat dengan kaca aku mencoba menghampirinya
"permisi tuan,selamat siang!"sapaku ramah
"siang!"katanya mereka serempak, ku pandangi mereka satu persatu wajah yang tampan dan perfect seperti para boyband korea yang terkenal "apakah mereka boyband terkenal?argghh bukan,bukan kau sedang mengarang tidak mungkin boyband terkenal datang kesini,tidak mungkin tidak mungkin!"batinku dan lamunan ku buyar karna seseorang sedang mengejutkan ku
"dia tidak sakit kok hyung!"kata pemuda sedang memegangi keningku, aku tersadar dari lamunanku
"owh..eemh.."aku grogi hatiku berdetak
"kau tidak apa-apa?"katanya salah satu pemuda tersebut
"emhh..tidak apa-apa kok!ehem,kalian pesen apa?" kata ku grogi
"bubble teanya 9 dan stick iganya 4 stick sosisnya 2 sama ramen spesial 3"katanya salah satu pemuda
"pesanan akan kami antar dan biayanya bisa di bayar sehabis makan di kasir, saya minta maaf dan terima kasih"kata ku dan langsung pergi meninggalkan mereka
aku langsung pergi ke kasir dan menarik napas panjang "apa yang sedang ku perbuat tadi"kataku.
siang berganti sore,sore berganti malam aku pergi sendirian aku ingin tau suasana seoul di malam hari seperti apa,dan wow! indah sekali aku suka di sini aku duduk di bangku panjang menghadap jalanan yang sangat indah dan ramaikan oleh banyak orang aku memejamkan mataku dan ku nikmati suasananya, di saat aku sedang menikmati suasana tiba-tiba datang pemudah dan aku terkejut aku langsung membuka mataku dan langsung menatap seorang yang ada di samping ku
"kau siapa?"tanya ku
"aigo!kau ternyata orang yang pelupa"katanya
"what?maksud mu apa bilang seperti itu kepadaku di saat aku SMA aku mendapatkan nilai terbaik kok"kataku kesal
"jincah?kau memang pintar tapi kepintaranmu di tutupi oleh kepikunanmu"katanya mulai mengejek
"hai!kau ini siapa sih bisa-bisanya kau mengejek ku seperti itu kenal tidak!"kataku mulai marah
"ya sudah tak kenal maka tanda tak sayang, kim jong in,kai!"katanya sambil mengalur tangannya padaku
"ziandra willina,lina"kataku sambil menjabat tangannya
"aku orang yang tadi ke kafemu,kau lupa?"tanyanya
"aku tidak memerhatikan kalian kok"kataku masih cuek
kai hanya mengangguk saja.tanpa di sadari 2 jam sudah aku berbicara dengannya dan aku berpamitan pulang
"aku antar kau sampai pulang!"katanya
"tidak usah rumah ku tidak jauh dari sini"kataku
"aku hanya memastikan kalau kau pulang ke rumah mu"katanya
aku menerima tawaran kai dan aku menaiki mobilnya
"kau kenal exo?"tanyanya,dia memulai pembicaraan agar tidak hening di dalam mobil
"sepertinya tidak asing bagi ku"kataku
"kau benar-benar tidak mengenalinya?"tanyanya lagi memastikan bahwa aku tak kenal dengan exo
sampai sudah di rumah ku,aku keluar dari mobil kai
"jangan lupa kau lihat boyband ku exo.oke!"katanya dia
aku hanya mengangguk
"terima kasih ya atas tumpangannya"kataku
kai mengangguk.
#besok lagi ya kelanjutan ceritanya
pertama kalinya aku memijaki di tanah korea selatan yang bertempatan di kota seoul aku sangat senang karna aku harus melanjutkan pekerjaan ayah ku di sini sebagai pemilik cafe indo, disaat aku sedang persiapan untuk bekerja pertama kalinya aku sangat senang.
aku sudah di kasir kafe ku dan melihat para pelanggan sedang menikmati makanan asli indonesia ini
disaat aku sedang bermain dengan handphone ku ada 9 pemuda asal korea datang dan langsung duduk di tempat paling pojok dekat dengan kaca aku mencoba menghampirinya
"permisi tuan,selamat siang!"sapaku ramah
"siang!"katanya mereka serempak, ku pandangi mereka satu persatu wajah yang tampan dan perfect seperti para boyband korea yang terkenal "apakah mereka boyband terkenal?argghh bukan,bukan kau sedang mengarang tidak mungkin boyband terkenal datang kesini,tidak mungkin tidak mungkin!"batinku dan lamunan ku buyar karna seseorang sedang mengejutkan ku
"dia tidak sakit kok hyung!"kata pemuda sedang memegangi keningku, aku tersadar dari lamunanku
"owh..eemh.."aku grogi hatiku berdetak
"kau tidak apa-apa?"katanya salah satu pemuda tersebut
"emhh..tidak apa-apa kok!ehem,kalian pesen apa?" kata ku grogi
"bubble teanya 9 dan stick iganya 4 stick sosisnya 2 sama ramen spesial 3"katanya salah satu pemuda
"pesanan akan kami antar dan biayanya bisa di bayar sehabis makan di kasir, saya minta maaf dan terima kasih"kata ku dan langsung pergi meninggalkan mereka
aku langsung pergi ke kasir dan menarik napas panjang "apa yang sedang ku perbuat tadi"kataku.
siang berganti sore,sore berganti malam aku pergi sendirian aku ingin tau suasana seoul di malam hari seperti apa,dan wow! indah sekali aku suka di sini aku duduk di bangku panjang menghadap jalanan yang sangat indah dan ramaikan oleh banyak orang aku memejamkan mataku dan ku nikmati suasananya, di saat aku sedang menikmati suasana tiba-tiba datang pemudah dan aku terkejut aku langsung membuka mataku dan langsung menatap seorang yang ada di samping ku
"kau siapa?"tanya ku
"aigo!kau ternyata orang yang pelupa"katanya
"what?maksud mu apa bilang seperti itu kepadaku di saat aku SMA aku mendapatkan nilai terbaik kok"kataku kesal
"jincah?kau memang pintar tapi kepintaranmu di tutupi oleh kepikunanmu"katanya mulai mengejek
"hai!kau ini siapa sih bisa-bisanya kau mengejek ku seperti itu kenal tidak!"kataku mulai marah
"ya sudah tak kenal maka tanda tak sayang, kim jong in,kai!"katanya sambil mengalur tangannya padaku
"ziandra willina,lina"kataku sambil menjabat tangannya
"aku orang yang tadi ke kafemu,kau lupa?"tanyanya
"aku tidak memerhatikan kalian kok"kataku masih cuek
kai hanya mengangguk saja.tanpa di sadari 2 jam sudah aku berbicara dengannya dan aku berpamitan pulang
"aku antar kau sampai pulang!"katanya
"tidak usah rumah ku tidak jauh dari sini"kataku
"aku hanya memastikan kalau kau pulang ke rumah mu"katanya
aku menerima tawaran kai dan aku menaiki mobilnya
"kau kenal exo?"tanyanya,dia memulai pembicaraan agar tidak hening di dalam mobil
"sepertinya tidak asing bagi ku"kataku
"kau benar-benar tidak mengenalinya?"tanyanya lagi memastikan bahwa aku tak kenal dengan exo
sampai sudah di rumah ku,aku keluar dari mobil kai
"jangan lupa kau lihat boyband ku exo.oke!"katanya dia
aku hanya mengangguk
"terima kasih ya atas tumpangannya"kataku
kai mengangguk.
#besok lagi ya kelanjutan ceritanya
Langganan:
Postingan (Atom)